Mengetahui Masa Subur Perempuan

Cara untuk mengetahui masa subur seorang perempuan adalah dengan menghitung masa subur berdasarkan siklus menstruasi yang terjadi setiap bulannya dan dicatat. Guna mencatat siklus menstruasi atau masa subur yang pertama adalah melihat peluang atau kesempatan bagi seorang perempuan untuk mendapatkan kehamilan, menunda atau menghindari kehamilan.

Masa subur atau masa ovulasi, yakni suatu masa dalam siklus menstruasi seorang wanita dimana sel telur yang sudah matang siap untuk dibuahi. Apabila seorang wanita melakukan hubungan seksual disaat masa subur akan memungkinkan datangnya kehamilan namun sebaliknya apabila berhubungan seksual di luar masa subur kemungkinan sangat kecil terjadinya kehamilan.

Wanita memiliki 2 hormon yang amat penting bagi tubuhnya yang mempengaruhi tubuh baik secara seksual, tingkat kesehatan dan lainnya. Kedua hormon tersebut adalah hormon estrogen dan progesteron, hormon-hormon tersebut juga memberi efek pada faktor psikologis dan fisiologis pada tubuh wanita yang sangat berkaitan dengan masa subur seorang wanita.

Kedua hormon tersebut membawa perubahan pada faktor secara klinis, seperti :

1. Perubahan suhu basal tubuh

Suhu normal tubuh manusia umumnya berkisar 35,5-36 derajat celsius. Ketika terjadi ovulasi suhu tubuh akan turun sejenak dan kemudian naik kembali hingga mencapai 37-38 derajat celsius dan tidak akan kembali pada suhu 35 derajat celsisus. Pada saat itulah terjadi masa subur. Selama menjelang dan sampai akhir masa subur berlangsung 3-4 hari. Saat ovulasi, sel telur dikeluarkan melalui kantong yang matang. Tempat asal sel telur (korpus luteum) akan memproduksi hormon progesteron yang bertugas sebagai penyedia jaringan dalam rahim untuk menerima sel telur yang telah dibuahi. Ketika terjadi pembentukan hormon progesteron pada saat ovulasi ini akan mengakibatkan kenaikan suhu tubuh basal.

Cara mengukur suhu tubuh :

Lakukan pengukuran suhu tubuh pada pagi hari setelah bangun tidur dan sebelum melakukan kegiatan apa pun. Gunakan termometer yang dimasukkan ke dalam mulut atau dubur (bukan yang dijepit di ketiak). Letakkan termometer di bawah lidah selama 5-6 menit. Tututp mulut selama pengukuran. Catatlah perubahan suhu tubuh setiap hari. Lakukan pengukuran suhu tubuh ini setiap hari selama 3 bulan diwaktu yang sama, lalu gabungkan pengukuran hari ini dengan hari berikutnya, hingga membentuk kurva pengukuran suhu tubuh.

Contoh kurva atau grafik dari catatan suhu tubuh

Pada awalnya ketika mengukur suhu tubuh saat ovulasi, catatan grafik akan sedikit menurun dari perhitungan hari sebeumnya. Kemudian akan naik dengan beda paling sedikit hanya 0,2-0,5 derajat celsius. Jika grafik menunjukkan kenaikan, maka grafik tetap akan diatas tidak akan turun lagi.

2. Perubahan sekresi lendir leher rahim (servik).

Ketika masa subur tiba, umumnya wanita akan mengalami perubahan pada cairan lendir serviks. Cairan lendir serviks ini mudah sekali dikenali apabila dilakukan suatu tes atau pemeriksaan getah lendir (mukus) mulut rahim (serviks). Untuk mengetahui perubahan pada lendir serviks bisa dilakukan dengan tangan sendiri lewat tes jari telunjuk, dengan cara :

- Masukkan jari telunjuk anda hingga ke bibir vagina, jangan terlalu dalam. Ambil sedikit cairan lendir serviks.

- Kemudian perhatikan lendir serviks yang keluar. Lendir serviks pada masa subur terlihat seperti lendir lentur, tidak terputus jika dipegang dan terasa lengket seperti agar-agar.

- Untuk memastikan perubahan lendir serviks dapat dilihat melaui pemeriksaan dengan menggunakan mikroskop, maka lendir akan terlihat membentuk seperti daun pakis.

 Gambar bentuk lendir serviks

Gambar tanda timbulnya lendir serviks

3. Panjangnya siklus menstruasi (metode kalender).

Menstruasi yang normal yang terjadi setiap bulannya umumnya berkisar 28-30 hari, namun panjangnya siklus menstruasi tiap wanita berbeda tergantung dari hormon tubuh yang dimiliki, suhu tubuh, berat badan, dan faktor lainnya. Siklus menstruasi dapat dijadikan suatu pedoman penting dalam menentukan masa subur seorang wanita. Masa subur ini penting diketahui adanya agar wanita dan pasangannya mengetahui kapan masa subur yang baik untuk kehamilan atau jika ingin menghindari kehamilan itu sendiri.

4. Indikator minor kesuburan seperti nyeri perut dan perubahan payudara.

Faktor lainnya yang ditandai sebagai masuknya masa subur seorang wanita adalah perubahan pada bentuk payudara dan rasa nyeri di bagian perut bawah. Perubahan pada bentuk payudara ini akan terasa lebih kenyal, lebih padat berisi dan rasa nyeri dibagian perut bawah layaknya seperti ketika awal masa menstruasi.

Tujuan adanya masa subur unutk membantu para wanita dan pasangannya untuk merencanakan kehamilan atau ingin menghindari kehamilan (KB alamiah).

Beberapa manfaat mengetahui masa subur, antara lain :

1. Menilai waktu terjadinya ovulasi.
2. Memprediksikan hari-hari subur yang maksimum.
3. Mengoptimalkan waktu untuk hubungan seksual guna mendapatkan kehamilan.
4. Membantu mengidentifikasi masalah infertilitas.

Menentukan Masa Subur

Menghitung masa subur dapat diketahui dengan cara melihat dari perubahan periode menstruasi, perubahan pada lendir servik maupun perubahan pada suhu basal tubuh.

Bila masa siklus menstruasi teratur (28 hari)

Cara mudah menentukan masa subur jika memiliki siklus menstruasi yang teratur 28 hari dengan perhitungan sebagai berikut :

Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang teratur (28 hari), pertengahan siklusnya hari ke-14 (28:2). Berarti masa suburnya 3 hari sebelum hari ke-14, yaitu hari ke-11 (14-3) dan 3 hari setelah hari ke- 14, yaitu hari ke-17 (14+3). Jadi, masa subur berlangsung antara hari ke-11 sampai hari ke-17 (7 hari) dari siklus menstruasi yang normal setiap bulannya.

Maka hari pertama dalam siklus menstruasi dihitung sebagai hari ke-1 dan masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus menstruasi.

Contoh:
Seorang wanita mendapat haid mulai tanggal 9 September. Tanggal 9 September ini dihitung sebagai hari ke-1. Maka hari ke-12 jatuh pada tanggal 20 September dan hari ke 16 jatuh pada tanggal 24 September. Jadi masa subur yaitu sejak tanggal 20 September hingga tanggal 24 September.

Jika siklus menstruasi tidak teratur

Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.
Rumus :
Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18
Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11

Contoh:
Seorang wanita mendapat haid dengan siklus terpendek 25 hari dan siklus terpanjang 30 hari (mulai hari pertama haid sampai haid berikutnya).
Langkah 1 : 25 – 18 = 7
Langkah 2 : 30 – 11 = 19
Jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-7 sampai hari ke-19.


=====================================

>>> Alat Uji Masa Subur Ovutest Scope, Cukup Satu Alat Untuk Seumur Hidup! Hasil 98% Akurat dan Cepat, Lebih Praktis Hanya Dengan Air Liur, Klik Detail Disini!
=====================================

This entry was posted in Masa Subur Perempuan and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>