Waktu Masa Subur Perempuan

Masa subur wanita dinyatakan sebagai masa dimana terdapat sel telur yang siap dibuahi oleh sperma (dan bersamaan dengan itu ada sperma yang siap membuahi sel telur). Sel telur yang siap dibuahi adalah sel telur yang telah dilepaskan dari indung telur dalam suatu proses yang disebut ovulasi. Waktu masa subur perempuan bisa diketahui dengan menggunakan beberapa metode.

Satu atau lebih (sering kali satu saja) sel telur akan berkembang pada tiap bulan siklus haid untuk menjadi sel telur yang masak yang siap dibuahi oleh sel impian, spermatozoa. Pada wanita yang subur, lama siklus haid sesuai dengan lama siklus ovulasinya. Jadi waktu masa subur perempuan, jika perempuan tersebut haid setiap 30 hari, dia mengalami ovulasi setiap 30 hari, dengan demikian periode masa subur perempuan tersebut juga setiap 30 hari.

banyak-wanita-yang-tidak-tahu-masa-suburnya

Waktu masa subur perempuan juga bisa diketahui melalui pemeriksaan lendir serviks (leher rahim). Metode ini bisa dilakukan sendiri dirumah dengan cara mengamati dan mencatat perubahan warna lendir mulut rahim setiap hari selama satu bulan.

Pada waktu masa subur perempuan, mereka mengeluarkan lendri dari leher rahim berupa cairan bening seperti putih telur, sehingga organ reproduksi terkesan basah dan bila ditarik antara dua jari (ibu jari dan telunjuk) cairan lendir tidak putus. Sebagian wanita menganggap hal itu sebagai keputihan. Di luar masa subur, lendir mulut rahim hanya sedikit dan lebih kental sehingga organ reproduksi terasa kering. Perubahan sekresi lendir dari leher rahim disebabkan oleh perubahan hormonal.

Untuk mengetahui kesuburan, lakukan pengamatan sekresi lendir rahim beberapa kali dalam sehari. Pengamatan tersebut meliputi perubahan lendir, baik dari segi jumlah, warna, dan tingkat elastisitas.

Posted in Kesuburan Wanita | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Masa Subur Perempuan Agar Hamil

Ketika mempertimbangkan apakah sekarang adalah waktu yang tepat untuk hamil. Anda mungkin perlu mempertimbangkan faktor-faktor biologis. yang terpenting dalam hal ini adalah usia wanita.  Kesuburan wanita berkurang seiring dengan bertambahnya usia, khususnya setelah usia 35 tahun sebelum menopause. Kesuburan mulai menurun sekitar sepuluh tahun sebelum menopause, dan sebagian besar wanita mengalami menopause pada usia 45-55 tahun, walaupun ada kemungkinan terjadi sebelum itu. Tidak ada cara pasti mengetahui kapan datangnya menopause, jadi sebaiknya anda tidak menunda kehamilan terlalu lama, apalagi bila anda sudah memasuki usia 30-an.

Dari sudut pandang biologis wanita memiliki peluang terbesar untuk hamil pada usia 20-25 tahun. Apabila anda menunda kehamilan, harus selalu diingat bahwa kemungkinanan anda mengalami kehamilan yang tertunda lebih besar dibandingkan wanita-wanita yang lebih muda. Namun, pertambahan usia biasanya disertai juga dengan stabilitas dan kedewasaan yang lebih besar, yang merupakan faktor penting untuk bisa menjadi orangtua yang baik.
Masih banyak faktor lain yang mungkin mempengaruhi waktu kehamilan anda. Apabila anda dan pasangan merasa sudah siap untuk memiliki anak, berarti mungkin memang sekaranglah saat yang tepat untuk melangkah maju, lepas dan pertimbangan-pertimbangan mengenai kakrir, keadaan keuangan, atau pertimbangan-pertimbangan lainnya.

Kehamilan hanya bsa terjadi sekitar waktu ovulasi, yaitu selama seorang wanita mengalami masa suburnya. Sel telur biasanya dibuahi oleh sperma selam 48 jam setelah dilepaskan dari ovarium. Terdapat banyak cara yang bsa digunakan oleh seorang wanita untuk memperkirakan kapan dirinya mengalami ovulasi. Dengan mengenali tanda-tanda masa subur ini , pasangan suami istri bisa menentukan kapan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seks dan memaksimalkan peluang untuk hamil.

Peluang wanita untuk hamil adalah :

  • Wanita berusia diantara 20 hingga 34 tahun, umur yang ideal adalah 20-25 tahun
  • Pria memproduksi sperma yang sehat
  • Hubungan seksual dilakukan pada saat yang tepat dalam siklus menstruasi wanita.
  • Kedua pasangan sehat dan fit, dan menjalani gaya hidup sehat.
  • Kedua pasangan memiliki berat badan sehat dengan rasio pinggang-panggul yang normal
  • Kedua pasangan tidak merokok, minum alkohol atau kafein.
Posted in Masa Subur Perempuan | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Makanan Pendukung Masa Subur

Kesuburan atau masa subur merupakan peluang atau kesempatan bagi seorang wanita untuk mendapatkan kehamilan. Wanita dan pasangan apabila memiliki tingkat kesuburan yang cukup baik peluang untuk memiliki anak atau hamil semakin tinggi, namun sebaliknya apabila pasangan suami-istri tidak memiliki tingkat kesuburan yang cukup baik maka peluang untuk memiliki anak atau hamil semakin kecil, meskipun tidak menggunakan alat kontarsepsi atau KB apapun.

Tingkat kesuburan tidak hanya dipengaruhi oleh pihak wanita atau istri, kesuburan pria pun ikut berperan serta.

Berikut ini ada beberapa tips sederhana untuk menambah kesuburan bagi para wanita yang ingin mendapatkan kehamilan atau sekedar sebagai awal meningkatkan masa subur, diantaranya adalah :

1. Jaga berat badan tubuh dengan seimbang

Memiliki tubuh yang terlalu gemuk atau terlalu kurus ternyata berdampak pada tingkat kesuburan seorang wanita dan menimbulkan gangguan pada proses ovulasi. Menurut sebuah penelitian, menyebutkan bahwa wanita memerlukan kandungan lemak yang berkisar 17-21 % untuk tetap menjaga berat badan. Umumnya wanita yang memiliki berat badan yang tidak seimbang (kurus atau gemuk) maka berpengaruh pula pada siklus menstruasi yang tidak teratur.

2. Pilih makanan yang aman

Beberapa studi penelitian menyatakan bahwa jenis makanan yang membawa pengaruh negatif insektisida dan pestisida berdampak buruk pada hormon progesteron. Hormon progesteron dalam masa subur berfungsi unutk menumbuhkan dan mematangkan sel telur serta mempersiapkan dinding rahim untuk menyambut kehamilan. Tanpa adanya hormon progesteron tidak akan mungkin dapat terjadi kehamilan.

Bukan hal yang tidak mungkin semisal jenis sayuran dan buah tertentu mengandung bahan berbahaya seperti insektisida dan pestisida ini, pastinya dapat mengganggu keseimbangan hormon wanita.

3. Seimbangkan pola makan dengan baik

Asupan pola makan yang baik dan seimbang memberikan dampak positif pada seluruh jaringan organ tubuh manusia termasuk hormon yang berfungsi sebagaimana mestinya baik secara seksual atau tingkat kesehatan tubuh. Pola makan yang seimbang dan baik diartikan sebagai memperhatikan asupan nilai gizi dan nutrisi yang seimbang yang dapat diperoleh dari berbagai sumber makanan baik sayuran, buah-buahan, suplemen penambah stamina dan lainnya.

Bila tubuh wanita kekurangan asupan sejumlah komponen vitamin, nutrisi dan mineral dapat mengurangi tingkat kesuburan. Untuk meningkatkan kesuburan yang penting sebagai pembentuk dan pengaturan kerja hormon tubuh dibutuhkan vitamin C, E dan B kompleks (terutama B6). Dengan memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya akan vitamin dan mineral serta biji-bijian yang mengandung lemak essensial (omega 3 dan omega 6) seperti kedelai, kacang tanah, gandum utuh dsb.

4. Hindari stress

Faktor psikologis seperti stress juga memainkan peranan penting yang berpengaruh pada tingkat kesuburan seorang wanita. Wanita merupakan objek utama yang mudah sekali mengalami perubahan psikologis yang membawa dampak negatif bagi diri dan tubuhnya sendiri. Stress yang sering terjadi akan berpengaruh pada ketidak seimbangan hormon tubuh dan mengganggu ovulasi serta masa subur seorang wanita.

Jagalah perasaan diri anda dari rasa stress dengan melakukan aroma terapi, hiburan sejenak atau olahraga yang dapat mengatur pola pikir anda menjadi lebih baik dan tenang.

5. Mengkonsumsi suplemen tambahan

Untuk menambah sumber vitamin dan energi dalam tubuh, cobalah untuk mengkonsumsi suplemen tambahan yang dapat meningkatkan kesuburan. Pada jaman dahulu wanita jawa sering mengkonsumsi ramuan herbal dari kunyit dan asam yang dipercaya dapat berfungsi untuk memperbaiki kerja organ reproduksi wanita dari dalam. Madu dan bee polen juga bermanfaat untuk kesuburan wanita yang berisi berbagai zat penting untuk tubuh. Ramuan dari Tiongkok Cina menggunakan ramuan dari akar Dong Quai (ginseng wanita) yang dapat menguatkan rahim dan melancarkan fungsi kerja hormon tubuh.

Posted in Kesuburan Wanita | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Mengetahui Masa Subur Perempuan

Cara untuk mengetahui masa subur seorang perempuan adalah dengan menghitung masa subur berdasarkan siklus menstruasi yang terjadi setiap bulannya dan dicatat. Guna mencatat siklus menstruasi atau masa subur yang pertama adalah melihat peluang atau kesempatan bagi seorang perempuan untuk mendapatkan kehamilan, menunda atau menghindari kehamilan.

Masa subur atau masa ovulasi, yakni suatu masa dalam siklus menstruasi seorang wanita dimana sel telur yang sudah matang siap untuk dibuahi. Apabila seorang wanita melakukan hubungan seksual disaat masa subur akan memungkinkan datangnya kehamilan namun sebaliknya apabila berhubungan seksual di luar masa subur kemungkinan sangat kecil terjadinya kehamilan.

Wanita memiliki 2 hormon yang amat penting bagi tubuhnya yang mempengaruhi tubuh baik secara seksual, tingkat kesehatan dan lainnya. Kedua hormon tersebut adalah hormon estrogen dan progesteron, hormon-hormon tersebut juga memberi efek pada faktor psikologis dan fisiologis pada tubuh wanita yang sangat berkaitan dengan masa subur seorang wanita.

Kedua hormon tersebut membawa perubahan pada faktor secara klinis, seperti :

1. Perubahan suhu basal tubuh

Suhu normal tubuh manusia umumnya berkisar 35,5-36 derajat celsius. Ketika terjadi ovulasi suhu tubuh akan turun sejenak dan kemudian naik kembali hingga mencapai 37-38 derajat celsius dan tidak akan kembali pada suhu 35 derajat celsisus. Pada saat itulah terjadi masa subur. Selama menjelang dan sampai akhir masa subur berlangsung 3-4 hari. Saat ovulasi, sel telur dikeluarkan melalui kantong yang matang. Tempat asal sel telur (korpus luteum) akan memproduksi hormon progesteron yang bertugas sebagai penyedia jaringan dalam rahim untuk menerima sel telur yang telah dibuahi. Ketika terjadi pembentukan hormon progesteron pada saat ovulasi ini akan mengakibatkan kenaikan suhu tubuh basal.

Cara mengukur suhu tubuh :

Lakukan pengukuran suhu tubuh pada pagi hari setelah bangun tidur dan sebelum melakukan kegiatan apa pun. Gunakan termometer yang dimasukkan ke dalam mulut atau dubur (bukan yang dijepit di ketiak). Letakkan termometer di bawah lidah selama 5-6 menit. Tututp mulut selama pengukuran. Catatlah perubahan suhu tubuh setiap hari. Lakukan pengukuran suhu tubuh ini setiap hari selama 3 bulan diwaktu yang sama, lalu gabungkan pengukuran hari ini dengan hari berikutnya, hingga membentuk kurva pengukuran suhu tubuh.

Contoh kurva atau grafik dari catatan suhu tubuh

Pada awalnya ketika mengukur suhu tubuh saat ovulasi, catatan grafik akan sedikit menurun dari perhitungan hari sebeumnya. Kemudian akan naik dengan beda paling sedikit hanya 0,2-0,5 derajat celsius. Jika grafik menunjukkan kenaikan, maka grafik tetap akan diatas tidak akan turun lagi.

2. Perubahan sekresi lendir leher rahim (servik).

Ketika masa subur tiba, umumnya wanita akan mengalami perubahan pada cairan lendir serviks. Cairan lendir serviks ini mudah sekali dikenali apabila dilakukan suatu tes atau pemeriksaan getah lendir (mukus) mulut rahim (serviks). Untuk mengetahui perubahan pada lendir serviks bisa dilakukan dengan tangan sendiri lewat tes jari telunjuk, dengan cara :

- Masukkan jari telunjuk anda hingga ke bibir vagina, jangan terlalu dalam. Ambil sedikit cairan lendir serviks.

- Kemudian perhatikan lendir serviks yang keluar. Lendir serviks pada masa subur terlihat seperti lendir lentur, tidak terputus jika dipegang dan terasa lengket seperti agar-agar.

- Untuk memastikan perubahan lendir serviks dapat dilihat melaui pemeriksaan dengan menggunakan mikroskop, maka lendir akan terlihat membentuk seperti daun pakis.

 Gambar bentuk lendir serviks

Gambar tanda timbulnya lendir serviks

3. Panjangnya siklus menstruasi (metode kalender).

Menstruasi yang normal yang terjadi setiap bulannya umumnya berkisar 28-30 hari, namun panjangnya siklus menstruasi tiap wanita berbeda tergantung dari hormon tubuh yang dimiliki, suhu tubuh, berat badan, dan faktor lainnya. Siklus menstruasi dapat dijadikan suatu pedoman penting dalam menentukan masa subur seorang wanita. Masa subur ini penting diketahui adanya agar wanita dan pasangannya mengetahui kapan masa subur yang baik untuk kehamilan atau jika ingin menghindari kehamilan itu sendiri.

4. Indikator minor kesuburan seperti nyeri perut dan perubahan payudara.

Faktor lainnya yang ditandai sebagai masuknya masa subur seorang wanita adalah perubahan pada bentuk payudara dan rasa nyeri di bagian perut bawah. Perubahan pada bentuk payudara ini akan terasa lebih kenyal, lebih padat berisi dan rasa nyeri dibagian perut bawah layaknya seperti ketika awal masa menstruasi.

Tujuan adanya masa subur unutk membantu para wanita dan pasangannya untuk merencanakan kehamilan atau ingin menghindari kehamilan (KB alamiah).

Beberapa manfaat mengetahui masa subur, antara lain :

1. Menilai waktu terjadinya ovulasi.
2. Memprediksikan hari-hari subur yang maksimum.
3. Mengoptimalkan waktu untuk hubungan seksual guna mendapatkan kehamilan.
4. Membantu mengidentifikasi masalah infertilitas.

Menentukan Masa Subur

Menghitung masa subur dapat diketahui dengan cara melihat dari perubahan periode menstruasi, perubahan pada lendir servik maupun perubahan pada suhu basal tubuh.

Bila masa siklus menstruasi teratur (28 hari)

Cara mudah menentukan masa subur jika memiliki siklus menstruasi yang teratur 28 hari dengan perhitungan sebagai berikut :

Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang teratur (28 hari), pertengahan siklusnya hari ke-14 (28:2). Berarti masa suburnya 3 hari sebelum hari ke-14, yaitu hari ke-11 (14-3) dan 3 hari setelah hari ke- 14, yaitu hari ke-17 (14+3). Jadi, masa subur berlangsung antara hari ke-11 sampai hari ke-17 (7 hari) dari siklus menstruasi yang normal setiap bulannya.

Maka hari pertama dalam siklus menstruasi dihitung sebagai hari ke-1 dan masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus menstruasi.

Contoh:
Seorang wanita mendapat haid mulai tanggal 9 September. Tanggal 9 September ini dihitung sebagai hari ke-1. Maka hari ke-12 jatuh pada tanggal 20 September dan hari ke 16 jatuh pada tanggal 24 September. Jadi masa subur yaitu sejak tanggal 20 September hingga tanggal 24 September.

Jika siklus menstruasi tidak teratur

Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.
Rumus :
Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18
Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11

Contoh:
Seorang wanita mendapat haid dengan siklus terpendek 25 hari dan siklus terpanjang 30 hari (mulai hari pertama haid sampai haid berikutnya).
Langkah 1 : 25 – 18 = 7
Langkah 2 : 30 – 11 = 19
Jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-7 sampai hari ke-19.

Posted in Masa Subur Perempuan | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment